Team,

High Performing Team Workshop

High performing team dibentuk dari individu-individu yang dipilih berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Dibutuhkan seleksi ketat untuk menemukan individu-individu tersebut. Di sinilah peran sistem rekrutmen dalam membentuk high performing team. Tanpa sistem rekrutmen yang baik, pelatihan team building sekalipun tidak akan bisa memberikan hasil yang sesuai dengan ekspektasi.
Coach Tom · 28/01/2019

Dalam high performing team webinar, Anda akan menemukan lebih dari sekedar contoh pelatihan karyawan dalam perusahaan. Di sini Anda akan dipandu tentang bagaimana cara membangun sistem rekrutmen yang baik sebagai landasan high performing team training yang efektif. 

Tantangan Membangun High Performing Team

Kepemimpinan yang kuat akan mengurangi tingkat kesulitan dalam membangun tim yang kompeten dan solid. High performing team training memang akan sangat membantu. Meski demikian, seorang leader tetap harus tahu tantangan apa saja yang harus dihadapi. 

Pelatihan team building akan menunjukkan kepada Anda masalah apa saja yang membuat calon karyawan kompeten kabur. Bahkan mungkin ada karyawan kompeten yang pada akhirnya resign. Sebagai contoh pelatihan karyawan dalam perusahaan yang solutif, di sini Anda akan menemukan solusi untuk memecahkan masalah-masalah tersebut.

Berdasarkan riset, ada beberapa alasan yang menjadi penyebab itu semua. Interview yang buruk, tidak ada training dalam budaya perusahaan, tidak adanya pengukuran sistem rekrutmen di dalam perusahaan hingga kurangnya feedback yang baik dari rekan kerja ataupun atasan, hal-hal tersebut kerap membuat kandidat karyawan kompeten kabur sebelum bergabung dan karyawan lama memutuskan untuk keluar. Untuk mengatasi masalah tersebut, butuh lebih dari sekedar pelatihan team building.

Mengembangkan Bisnis dengan Sistem Rekrutmen yang Lebih Baik

High performing team training membantu perusahaan untuk melatih karyawannya agar lebih solid sebagai pemain dalam tim. Namun sebelum itu, perusahaan wajib memiliki proses rekrutmen yang baik. 

Proses rekrutmen ini terdiri dari memahami requirement, mencari kandidat di tempat yang tepat, menyaring kandidat, interview ronde pertama, interview tahap terakhir dan terakhir memberikan penawaran. Setiap tahapan harus dilalui. Setelah mendapatkan karyawan yang tepat, pelatihan team building baru bisa dilakukan.

Terlalu fokus pada skill  juga bisa menggiring pada keputusan yang salah. Padahal, attitude jauh lebih penting. Hanya trauma yang dapat mengubah attitude seseorang. Sedangkan untuk skill, Anda masih dapat melatihnya dengan high performing team training. Itulah kenapa penting untuk fokus pada attitude sebelum skill.

Menemukan kandidat karyawan dengan attitude yang baik tidak dapat dilakukan lewat interview. Anda hanya dapat melihatnya dari cara kerja yang ditunjukkan. High performing team webinar juga akan membahas bagaimana merancang sistem rekrutmen yang mampu mengatasi masalah tersebut. 

High performing team webinar adalah contoh pelatihan karyawan dalam perusahaan yang sangat aplikatif. Panduan membangun sistem rekrutmen yang baik akan Anda dapatkan. Saat Anda memutuskan untuk mengadakan pelatihan team building, training yang dilakukan juga menjadi lebih efektif.

Informasi Lain-nya Tentang Kursus

  • Lama kursus : 4 Jam
  • Pengajar : Coach Tom MC Ifle
  • Workbook : PDF

About Instructor

Coach Tom

Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

31 Courses

Not Enrolled
IDR1975000

Course Includes

  • 4 Lessons
  • 20 Topics
  • Course Certificate

Responses